Search Engine

Untuk Mencari file / blog yang anda inginkan silahkan masukan kata kunci / tag yang anda inginkan

Recent Posts

Saturday, July 18, 2009

Tidak (Pernah) Ada Yang Memaksa Anda


"Mas Syarif, aku bingung. Sebenarnya aku sudah lama tidak betah kerja di
sini. Aku benar-benar merasa tidak dihargai. Sudah gaji kecil, atasan marah
melulu. Masa kerjaan seberat ini, cuma sendirian. Padahal untuk perusahaan
segede ini, seharusnya minimal tiga orang temanku. Sudah gitu, peralatan
yang ada? Kayaknya alat-alat praktik di sekolahku dulu, jauh lebih baik dan
lengkap. Stress aku. Aku harus bagaimana?"
Penggalan perbincangan tadi, bukan virtual walau bahasanya saya perbaiki.
Bahkan aura kondisi ini saya rasakan pada hampir setiap orang yang saya
temui, di setiap perusahaan yang telah saya tinggalkan. Dalam pergaulan
virtual (facebook, chat, email, sms, telepon), adalah lumrah jika saya
menerima keluhan bernada sama. Bahkan ada beberapa sahabat jauh (luar
negeri, luar kota, antar pulau) yang sengaja mengirimkan keluh kesahnya
untuk ditanggapi. Rupanya, ada keterampilan yang mulai terasah pada saya,
yaitu menangani keluhan dan membuatnya bersemangat kembali (walau terkadang
hanya sementara).

---

Sahabat-sahabat, faktor apakah gerangan yang sebenarnya membuat Anda
demikian terikat oleh kondisi yang tidak Anda sukai?
Mohon Anda segera bangun dan berpikir jernih, sebenarnya tidak pernah ada
yang benar-benar memaksa Anda.
Periksalah kembali, daftar panjang dan terlihat berat itu.
Apakah pantas alasan itu lebih perkasa dibandingkan kemerdekaan Anda untuk
memilih?
Seberapa menakutkankah kegelapan yang akan menghadang, dan apakah lebih
gelap dari mata terpejam Anda?
Seberapa dalamkah jurang yang menganga, dan apakah lebih dalam dari hati
Anda?
Seberapa mengkhawatirkan ketidakpastian yang akan terjadi, apakah lebih akut
dibandingkan dengan ketidakpastian nyawa Anda besok hari?
Seberapa besar amarah pasangan Anda, apakah akan menyebabkan cintanya hancur
lebur dan retaknya biduk bahagia keluarga Anda?
Apakah kasih sayang orangtua Anda demikian rendah sehingga akan luntur
padahal kasih mereka sepanjang jalanan?

Sahabat, tahukah siapa yang benar-benar memaksa Anda bertahan untuk tetap
berkubang dengan kondisi yang tidak Anda sukai?

Dia itu adalah ANDA sendiri!

Mohon Anda berjernih pikiran, bahwa sebenarnya yang memaksa Anda untuk tetap
dalam kondisi itu adalah Anda sendiri!

Bukankah di dunia ini, tidak ada yang benar-benar memiliki kesempatan
tunggal. Jika ada peluang gagal, berarti disisinya ada peluang sukses. Jika
ada peluang menganggur, berarti disisinya ada peluang bekerja. Jika ada
peluang susah, berarti disisinya ada peluang mudah. Jika ada peluang untuk
jatuh, berarti disisinya ada peluang naik.
Bahkan keniscayaan keberadaan Tuhan pun dipersepsikan ada pendampingnya,
yakni keyakinan atheis.

Satu-satunya yang tidak ada pasangannya adalah persepsi Anda. Jika Anda
mengatakan diri Anda tidak merdeka, maka Anda benar-benar sedang kehilangan
kemerdekaan Anda.

Sahabat, sekali lagi, tidak pernah ada yang memaksa Anda, kecuali Anda
sendiri.

Anda benar-benar pribadi merdeka yang utuh sampai persepsi Anda mengatakan
bahwa Anda tidak punya pilihan.

Setelah kehidupan, anugerah terbaik dari Tuhan Sang Pencipta bagi Anda
adalah kemerdekaan Anda.
---

Semoga catatan di atas bermanfaat.

source :

Syarif Niskala
Also blogged at syarifniskala. com

0 komentar:

Guest Book

Please Chek and sign on my guest book

Kata-Kata Bijak

* Orang yang bercita-cita tinggi adalah orang yang menganggap teguran
keras baginya lebih lembut daripada sanjungan merdu seorang penjilatyang berlebih-lebihan.

* Jangan lihat siapa yang menyampaikan, tapi lihat apa yangdisampaikannya (Ali R.A.)

*“Haji itu bukan status, bukan yang sudah haji derajatnya lebih tinggi dibanding yang belum haji. Bagi si fakir yang tak mampu, sholat jumat pun pahalanya sama dengan naik haji”

*"Senyum biayanya lebih kecil dibanding dengan listrik, tapi dijamin lebih banyak cahayanya" (GusMus)

*"Urusan kita dalam kehidupan ini bukanlah untuk mendahului orang lain,
tetapi untuk melampaui diri kita sendiri,
untuk memecahkan rekor kita sendiri,
dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini"
(Stuart B. Johnson)

*“Ada rasa sepi yang menggigit hatimu ketika sendiri. Itu berarti engkau telah mengabaikan kehadiran Allah di hatimu. Apakah Allah masih berjarak dengan dirimu?”

* “Apakah kemarin dan hari ini anda sudah memohonkan ampunan orang lain? Mendoakan mereka? Jika belum segeralah, karena jika anda baik, orang lain buruk, anda juga terkena imbasnya”

*"Hal terbaik yang dapat Anda berikan kepada orang lainadalah kesempatan"

*"Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain
sama saja dengan orang yang memutuskan jembatan yang harus dilaluinya,karena semua orang perlu dimaafkan. "(Thomas Fuller)

* Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita selalu menyesali apa yang belum kita capai.
( Schopenhauer )

* Kita berdoa kalau kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan saat rezeki melimpah.
( Kahlil Gibran )

* Kita tidak minta untuk dikenali dan menjadi sesuatu,karena selagi kita menginginkannya, maka kita masihbelum lagi sempurna.

* Jadilah seperti lilin yang menerangi dunia, walau dirinya sendiri terbakar karenanya. Jadilah seperti jarum, selalu bekerja telanjang (padahal ialah yang membuat pakaian)
(Gusmus)

* Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu

* Berulangkali, jutaan kali Takbir bergema dari bibirmu. Tapi nyatanya sebanyak itu pula kau anggap makhluk lebih besar dibanding Allah, siapa sebenarnya anda?

*"Ilmu adalah harta yang tak akan habis walaupun sering diberikan"